Pembenaran atas Kebijakan Subsidi Harga Oleh Pemerintah

Kebijakan Subsidi merupakan kebijakan yang ditujukan untuk membantu kelompok konsumen tertentu agar dapat membayar produk(goods) atau jasa yang diterimanya dengan tarif di bawah harga pasar, atau dapat juga berupa kebijakan yang ditujukan untuk membantu produsen agar memperoleh pendapatan di atas harga yang dibayar oleh konsumen, dengan cara memberikan bantuan keuangan, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Secara ekonomi, tujuan subsidi adalah untuk mengurangi harga atau menambah keluaran (output) . Subsidi merupakan aktifitas ekonomi yg wajar. Subsidi bukanlah sesuatu yg menyalahi aturan apapun. Subsidi merupakan sebuah tindakan penyelamatan diri. Subsidi bisa jadi merupakan bagian dari “survival”.

Kebijakan pemberian subsidi biasanya dikaitkan kepada barang dan jasa yang memiliki positif eksternalitas dengan tujuan agar untuk menambah output dan lebih banyak sumber daya yang dialokasikan ke barang dan jasa tersebut, misalnya pendidikan dan teknologi tinggi.Artinya tidak semua barang dan jasa yang disubsidi.

Rasionalisasi dari diberikannya subsidi harga adalah karena subsidi harga dapat digunakan sebagai mekanisme pemerataan. Dalam beberapa jenis penyediaan barang publik, subsidi harga dapat digunakan untuk mengoreksi ketidaksempurnaan pasar (misal: pendidikan dan kesehatan dasar).Di samping itu, subsidi terhadap penyediaan barang-barang kebutuhan pokok dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat miskin.

Di Indonesia sendiri pemberian subsidi dapat dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu

1.Subsidi BBM

Subsidi BBM diberikan pemerintah kepada masyarakat golongan ekonomi rendah dengan tujuan agar bisa mendapatkannya dengan mudah. Sebenarnya pada BBM pemerintah bisa dikatakan tidak melakukan subsidi karena biaya produksinya justru dibawah harga yang ditetapkan.Namun kebutuhan nasional lebih banyak dari produksi nasional ,untuk itulah pemerintah harus melakukan impor dengan harga minyak dunia yang jauh lebih mahal daripada harga yang diterapkan. Sebenarnya yang diimpor ini juga tidak disubsidi karena pemerintah juga menerapkan harga yang berbeda bagi industri.

Subsidi yang dimaksud disini adalah pemerintah menjual minyak kepada masyarakat umum dengan harga dibawah harga minyak dunia.Hal ini dilakukan karena BBM merupakan komoditas yang sangat vital dan bisa menyebabkan kenaikan harga pada bidang lainnya. Oleh karena itu, jika subsidi dihapuskan dan harga BBM meningkat, sebagai konsekuensinya tentu akan menimbulkan dampak distribusi. Kelompok masyarakat yang dapat melakukan respons dengan cepat akan relatif tidak terlalu dirugikan. Namun untuk masyarakat yang lebih lambat kemampuannya dalam melakukan respons karena keterbatasan pendapatan, tabungan dan kepemilikan aset, dan alasan struktural lainnya, mereka akan kesulitan mempertahankan tingkat kesejahteraannya. Golongan masyarakat inilah yang sesungguhnya sangat rentan dan dirugikan jika subsidi BBM dikurangi apabila tidak diikuti suatu kebijakan yang dapat mengkompensasi penurunan kesejahteraan yang dialami masyarakat tersebut.

2.Subsidi Non BBM

Subsidi nonBBM yang meliputi subsidi listrik, subsidi bunga kredit program, subsidi pangan, subsidi pupuk, subsidi benih, dan subsidi PSO (Public Service Obligation) bertujuan untuk menjaga stabilitas harga, membantu masyarakat kurang mampu dan usaha kecil dan menengah dalam memenuhi sebagian kebutuhannya, serta membantu BUMN yang melaksanakan tugas pelayanan umum. Subsidi non-BBM ini pada umumnya disalurkan melalui perusahaan/lembaga yang menghasilkan dan menjual barang atau jasa yang memenuhi hajat hidup orang banyak, sehingga harga jualnya dapat lebih rendah dari pada harga pasarnya dan dapat terjangkau oleh masyarakat.

Dalam pelaksanaanya memang subsidi baik BBM maupun non BBM memiliki permasalahan-permsalahan diantaranya menciptakan alokasi sumber daya yang tidak efisien, pemborosan pemakaian,tidak tepat sasaran dan lain-lain.Penanganan permasalahan akibat adanya subsidi tentu saja bukan terus dengan serta merta mencabut subsidi. Pencabutan subsidi memang bisa terasa mengurangi permasalahan tetapi jelas tidak menyelesaikan permasalahan ekonomi yg terkait dengan subsidi.Oleh karena itu subsidi yang dilakukan pemerintah sangat penting dan harus tetap dipertahankan dan terus dikaji agar tepat sasaran dan memenuhi unsur prioritas.

About these ads

~ oleh hidayatgandaperwira pada September 19, 2007.

Satu Tanggapan to “Pembenaran atas Kebijakan Subsidi Harga Oleh Pemerintah”

  1. Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: